Selasa, 11 November 2014

Warning !
Peringatan keras !
Dilarang naksir atau jatuh cinta apalagi mengejar diriku. Soalnya Nggak mau PHP-in anak orang. Haha
Fakta tentang saya
1. Nama panjangku Nurmulya Sapittri. Kata Mak, arti namaku adalah “Cahaya yang Mulia Nan Suci”. Wuih.. aamiin
2. Aku lahir di kota Sate alias Matangglumpangdua, Aceh. Lahir 21 tahun, 4 bulan, 25 hari, 1 jam yang lalu. *yang pintar matematika pasti tahu.
3. Anak ke-3 dari dua bersaudara. Menyeimbangkan antara kakak dan adik. Asiik
4. Ketika TK sudah lancar kalistung. *boleh ditiru :D
5. Dulu waktu kecil cita-citanya jadi astronot. Ketika SD ingin jadi Cek Gu. Ketika SMA bercita-cita jadi Dosen. Nah, pas kuliah lain lagi, mimpinya pengen jadi penulis atau jurnalis. Kalau sudah lulus kuliah? Hmm. Sepertinya tidak akan jauh-jauh dari dunia tulis-menulis juga. Kenapa? Karena sepertinya aku menemukan passion ku dibidang ini. Doakan ya :D
6. Berdasarkan tes, golongan darahku O #FYI yang butuh transfusi darah.
7. Nggak pernah gemuk. Dari kecil kurus seimbang anatara berat tinggi badan. *Padahal nggak pernah diet.
8. Kalau bicara tentang hobby. Wah, hobby ku banyak. Mulai dari menulis, membaca, memasak, browsing, mengerjakan kerajinan tangan, dll
Yang pasti aku nggak hobby shopping. Kalau udah diprioritaskan baru deh belanja. #Efek nggak ada duit. Haha
9. Aku suka banget sama kartun. Yang paling ku suka tuh Detective Conan. Seru aja ketika memecahkan kasus demi kasus.
10. Aku sangat senang ketempat yang ada nuansa alaminya. Pohon yang rindang, dedauan yang hijau, Kicauan burung, gemericik air.  Adeeeem
11. Ka-ta-nya aku ini pintar. Tapi sebenarnya aku bukan tipe orang yang terlalu rajin belajar. Yah, dapat IPK 4.00 mungkin karena otak ku cepat nyambung aja sama pelajarannya. Aku menyebutnya Lucky Girl :D
12. Pernah dapat juara 2 Olimpiade IPA se-Kabupaten Bireuen. Senangnya bisa membawa nama baik sekolah dan membanggakan orang tua.
13. Pelajaran yang paling ku suka itu adalah Bahasa Inggris dan Komputer. Why? Bagiku dengan menguasai kedua hal ini, maka aku bisa keliling dunia. *Naluri petualangnya keluar nih :D
14. Punya enam buku karangan diri sendiri alias diary. *eh Doakan saja segera terbit
15. Benci banget yang namanya rokok. Apalagi asapnya ituu. Uh langsung susah nafas dan kalau dalam ruang tertutup bisa mual-mual. *Mohon pengertiannya
16. Ka-ta-nya lagi. Lia itu orangnya pendiam. Diam itu kan emas ! Ah, masa iya sih? Aku selalu diam tapi nggak dapat emasnya? Bukan! Bukan!
17. Susah dekat sama orang yang baru dikenal. Kata mak saya, “Jangan percaya sama orang yang nggak dikenal!”. Haha. Apaan sih? Nggak lah, memang belum nyaman aja kali ya.
18. Alhamdulillah selama hidup belum benar pacaran. What? Iya, nggak tau kenapa betah single begini. Pacaran itu tidak baik dan tidak ada kejelasan status. Buat apa buang-buang energi untuk sesuatu yang jelas dilarang dan tidak bermanfaat. Kawan-kawan ku mungkin sudah bosan bertanya, “Lia, pacaran sama siapa? Orang mana?”. Ahaha. Okeh-okeh. Open recruitment ya. Buat yang serius langsung nembaknya lewat mak dan ayah saya aja ya :D
19. Ntah, kenapa aku merasa angka tujuh itu lucky number ku. Mulai dari tanggal lahir, no hp, no tes, no undian, dll sering dapat angka “7”.

20. Tidak suka selfie alias foto sendiri. Kalau kalian mendapati aku selfie, pasti gegara nggak ada kerjaan lain alias nganggur. *Siapa yang tanya? :D

Cukup sekian 20 fakta tentang saya, pemirsah.. Terima kasih sudah mampir ke lapak saya :)

Rabu, 09 Juli 2014



         Keaktifan ku sebagai seorang anak kecil, membuat ku sering bermain dengan siapa saja. Dulu saat aku masih kecil, aku sering sekali iri dengan mereka-mereka yang kurasa memiliki semua yang tidak ku miliki. Padahal tak seharusnya aku seperti itu. Meskipun begitu, Kehidupan kami tetap terasa indah meskipun serba kekurangan. Di usia ku yang masih kecil, akupun mencoba maklum dengan kondisi keluarga ku.
            Aku memang terlahir dalam sebuah keluarga yang sederhana, ibu ku seorang guru di sebuah Taman Kanak-Kanak dan Ayah hanya bekerja serabutan. Walaupun ibuku seorang PNS bukan berarti orang kaya seperti yang sering dianggap oleh tetangga-tetangga ku.
            Sering sekali kala pagi hari aku berangkat sekolah, aku meminta uang jajan pada ayah. Ayah dengan susah payah menjelaskan tak memiliki sepeser pun untuk uang jajanku. Ketika ayah ku berkata seperti ini, aku sudah paham, terpaksa aku harus memakai uang tabungan ku dulu. Di lain hari, kadang kala ayah memiliki uang, itupun hanya cukup untuk membeli satu bungkus mie, minumnya terpaksa ku bawa dari rumah.
            Rasa pahitnya kehidupan juga pernah kurasakan, saat dua hari keluarga kami terpaksa menahan lapar karena memang sudah tak ada sebutir beras pun untuk dimasak. Di lain hari, terkadang aku hanya makan dengan sepiring nasi berisi lauk ikan asin. Namun semua terasa nikmat saat kekosongan perut terpenuhi.
            Dibalik semua kisah pilu itu tentu tak salamanya seperti itu, aku tetaplah anak yang periang. Tak pernah nampak diwajah kami saat-saat masa kelaparan itu terjadi. Kami selalu mencoba sabar melewatinya karena kami percaya akan ada hari esok yang lebih bahagia.
                        Hari ini aku melihat mereka-mereka yang dulu sempat ku irikan dengan hamburan kekayaan mereka bukanlah siapa-siapa kecuali mereka yang merasa cukup. Dan mereka yang tak merasa cukup tumbuh menjadi anak yang sombong, sok kaya, dan berjalan tak tentu arah.
Hari ini, aku telah melihat semua keajaiban bersyukur itu. Semua kesabaran itu mengantarkan kami pada kebahagian. Aku sadar orang kaya itu, bukanlah orang yang memiliki banyak uang, tetapi mereka yang merasa cukup dengan apapun yang mereka miliki. Orang miskin bukanlah orang yang tak memiliki apa-apa, tetapi mereka yang memilki segalanya namun tak pernah merasa cukup.
Mari kawan bersyukur atas semua karunia yang diberikan Illahi..
Rahmat yang datang tak henti-henti..
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim !
Alhamdulillah..

Monday, 30/06/14

Jumat, 28 Maret 2014

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Today, i would like to tell you about My Unforgetable Experiences in my life.

                June, 10 st last year, i went Bireuen from Matangglumpangdua, Aceh by Motorcycle. On street Cot Gapu, there was a car from far away came quickly to my direction and accident happen at that time. I was forgetting what happen in that time. I felt hurt  all of my body, but i still can get up.

                That car brought me to hospital, Nurse brought me to emergency room, i got bruised on my face, finger and elbow. Then Nurse cleaned all of it.

                Doctor said my finger must be sew because it has big injury. Doctor asked my father to amputation my finger, but my father disagree. So doctor gived up and said that want to do the best for my finger. I was afraid how it can be, amputation? Owh no ya Allah.

                At Night, i was brought to operation room, my finger would be sew. Not also my finger, Doctor clean my face because of my face got frozen blood. I got opname for 5 days at hospital.

That is my experience, i learn many thing from this experience, Now i feel Okay.. My finger didn’t get amputation and my  face also look got as before accident.

There are 3 point that i learn from this experience:

1. Always thanks to Allah in everything and everytime

2. Care to our body because Allah give the best look

3. Be carefull on the way, do not hurry up.

I hope you got moral value from my story...

Wassalam..

@nurmulyasa

Kamis, 16 Januari 2014

Mama,
I wish i were wind
            Daughter,
            You’d lost in way
Mama,
I wish i were sea
            Daughter,
You’d be very cold
Mama,
Hold my hand in your way
            That, yes !
            Right away !

Papa,
I wish i were salt
            Son,
            You’d be salty
Papa,
I wish i were a plane
            Son,
            You’d be down
Papa,
Hold me on your back
            That yes !
            Right away !

Jumat, 13 Desember 2013


Under of light moon
I see you are red shine and beautiful
Everyone want to be shine like you


Apple, what makes you beautiful
You say to me
Open my door
And you will understand me

I follow your direction
You already a queen in your empire
You smile to me
Little start inside
Wonderful side
Perfect Design
There is beauty inside of you
That is how i know you
Your beauty is from inside

I want to be you
No one like you
Were beautiful like star in the sky
Now...
I know the meaning of true beauty
I know what i want to be

            Good day, guys. This time i will tell you something. But first, let me ask you. Do You think mobile phone is important?
            Mobile phone is one of means communication- in our coutry. Almost each people have mobile phone. Every student from elementary school until university have it. Everywhere you go nowdays, you see the people using mobile phone. You see them talking in the market, on bus, in the street, everywhere.
            So, what are the advantages of mobile phone? First of all, they are very convenient because you can phone from nearly anywhere. Another advantage is that they are really useful in emergency situation for example, if you are sick alone in your home, you can get help quickly. In addition, you can also use your mobile to text your friend on connect to the net.
            However, there are also disadvatages such as the cost. Mobile phone call cost more than normal calls. Furthermore, it can be annoying if you are on bus and you have to listen to someone else’s boring conversation, mobile phone waste time for a long time, makes lazy and forget to study. And mobile phones are bad for our health, especially for our eyes.

            In conclusion, after looking at both sides, there are advantages and disadvantages. Personally i feel mobile phone are a good thing because they give us more freedom and make communication easier.

Minggu, 08 September 2013


Bismillah,
Ba’da tahmid wa shalawat.
Sahabat apa kabarnya nih?
Lebaran kemarin silaturahim kemana saja? Adakah yang berkunjung ke rumah guru SD nya terdahulu? Pernahkan kalian berpikir mungkin saja guru SD mu itu sudah tidak mengajar lagi, sudah pensiun, ataukah sudah tua?
Ya, berikut ini adalah sebuah cerita yang dibagikan oleh salah satu dosen ku. Ceritanya sangat menyentuh bahkan mata ku berkaca-kaca terharu mengenang kebaikan dan ketulusan ilmu yang diberikan guru SD ku terdahulu.
Dan berikut kisahnya...
***
Berkahnya bulan Ramadhan terasa sampai ke Syawal. Tiba-tiba saja aku teringat guru SD ku dahulu yang selalu sabar mengajarkan ku baca tulis dan menasehatiku saat ku berkelahi dengan temanku. Ah...aku ingin mengunjunginya, ingin mengucapkan terima kasih atas semua kebaikannya.
Langsung ku ambil HP ku, Ku telpon beberapa teman ku yang mengetahui keberadaan guru SD ku itu. Namanya Darwani, tetapi sering dipanggil Bu Dar. Beliau adalah salah satu guru SD ku yang sangat dekat dengan ku. Bagaiman tidak, Dia selalu saja sabar menghadapi ku walaupun aku adalah siswanya yang paling nakal. Berbekalkan alamat yang diberikan oleh teman ku, aku langsung mencari rumah guru SD ku.
Setelah bertanya kesana-kesini, akhirnya aku menemukan alamat itu. Dia sedang duduk santai di depan rumahnya. Rumahnya masih tradisional sekali, yaitu rumah panggung “Rumoh Aceh”.
“Assalamu’alaikum”, ku sapa beliau.
“Wa’alaikumussalam” jawabnya ramah.
“ Bu apakah benar ini rumahnya bu Darwani?”, tanyaku memastikan.
“Iya, saya sendiri, Anda ini siapa ya?” tanyanya lagi.
“ Bu, saya adalah murid ibu yang dulu paling nakal di sekolah”, sengaja ku rahasiakan dulu nama ku.
“Oh begitu, kalau begitu,mari masuk dahulu, “ Ajaknya menaiki tangga Rumoh Aceh menuju serambi ruang tamu dan dipersilahkan aku untuk duduk.
Kemudian Bu Dar membawa kue-kue lebaran dan minuman kepada ku. Ku pandangi garis-garis kerutan yang kini tampak jelas di wajahnya. Bu Dar memakai jilbab, sehingga tak bisa ku tebak warna rambutnya, tapi ku yakin sudah memutih.
“Wah, Ibu masih mempertahankan rumah tradisional Aceh, apa alasan Ibu?”, Ku tanya hal ini karena aku sangat penasaran, padahal tetangga-tetangganya sudah beralih ke rumah yang lebih modern.
“Nak, ini adalah rumah bersejarah yang kaya akan hikmah, ingatkah tadi saat melewati pintu masuk, Pintu Rimoh Aceh memang di rancang lebih pendek daripada rumah-rumah yang sekarang . Ketika kita akan masuk kita harus menunduk sedikit. Itu adalah filosofi untuk menghormati orang tua”.
“Ibu juga ingin terus melestarikannya, agar anak-anak sekarang tidak lupa akan budayanya sendiri”, lanjutnya.
Perbincangan kami terus berlanjut. Diceritakannya kenakalan demi kenakalan ku terdahulu. Kami pun larut mengenangnya kembali.
“Bu, saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua ilmu yang telah Ibu berikan. Sehinnga saya telah menjadi seperti ini sekarang. Saya sekarang telah menjadi dosen dan sebentar lagi akan lanjut S-3”
“Ya Nak, Ibu akan senantiasa mendoakan mu”, Ku lihat air matannya berlinang menatapku.
Aku pun tak sanggup menatapnya lagi, ku cium tangannya untuk berpamitan. Segera ku ambil motorku, ingin ku lihat kebelakang lagi, tapi aku tak kuasa menahan haru. Akhirnya aku mengintip lewat kaca spion motor ku. Ku lihat beliau menengadahkan tangannya seperti sedang berdoa. Aku semakin terharu. Akupun melesat jauh ke jalan raya. Pertemuan yang luar biasa.
***
Menurut kalian, apa manfaat dari besilaturahim ke rumah guru-guru yang terdahulu mengajari kita?
Beberapa manfaat  yang ku dapat adalah ...
1. Guru SD adalah guru yang sanagt berjasa karena beliau lah yang pertama kali mengajarkan baca tulis.
2. Bersilaturahim ke rumah guru akan mempermudah setiap langkah kita karena doa yang diberikannya.
Oh ya, soal menjaga budaya, ya ku rasa itu harus. Kita bisa mengenal adat-istiadat kita yang penuh makna. Aku juga ingin suatau saat nanti mendirikan rumoh Aceh. Tapi, rumoh Aceh berpondasikan kayu-kayu yang lumayan besar ya. Hmm.. akan ku pertimbangkan juga agar tidak menebang pohon sembarangan (pohon-pohon yang hijau semakin berkurang sih... )
Okay, keep istiqamah aja, do the best, pray for the best, and be the best.
 Aamiin ya rabbal ‘alamiin.
Wassalammualaikum..